Kita ketahui bersama, pada akhir Desember 2025, banjir besar kembali melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Air yang terus naik tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memutus aktivitas, harapan, dan rasa aman banyak keluarga. Di balik foto-foto yang beredar, ada malam-malam panjang tanpa listrik, anak-anak yang harus mengungsi, dan orang tua yang hanya bisa bertahan sambil menunggu bantuan datang.
Di saat banyak orang menyelamatkan diri, ada mereka yang justru melangkah masuk ke lokasi paling berisiko—petugas tanggap darurat dari Basarnas dan Tim SAR. Dengan keterbatasan alat, cuaca yang tidak bersahabat, dan kondisi fisik yang terkuras, mereka tetap bergerak menolong sesama. Setiap langkah di air keruh, setiap evakuasi yang dilakukan, menyimpan risiko besar bagi keselamatan mereka sendiri.
Di sinilah pengetahuan P3K dan prinsip K3 menjadi sangat penting. Tidak hanya membantu korban dengan tepat, tapi juga menjaga keselamatan petugas agar tidak menjadi korban berikutnya. Peristiwa ini seakan menyadarkan kita bahwa niat baik saja tidak cukup. Bantuan akan jauh lebih berarti jika dibekali keterampilan dan pemahaman yang tepat.
Sebagai bentuk kepedulian dan langkah nyata membangun kesiapsiagaan, PT Mutu Era Jaya menghadirkan Pelatihan P3K dan Keselamatan Kerja (K3) untuk Petugas Tanggap Darurat. Pelatihan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi menjadi bekal penting agar siapa pun yang turun membantu—baik petugas, relawan, maupun tenaga lapangan—memiliki kemampuan menolong dengan aman, tepat, dan bertanggung jawab. Karena saat bencana datang, yang paling dibutuhkan bukan hanya niat baik, tetapi juga ilmu keselamatan yang bisa menyelamatkan banyak nyawa, termasuk diri sendiri.
